Arti Gap Year dan Hal-hal yang Perlu Dilakukan Ketika Gap Year

Gap year artinya tahun celah atau tahun jeda. Biasanya, istilah gap year dimaksudkan untuk memberi siswa istirahat dari hal-hal yang berhubungan akademisi. Memang ada beberapa siswa yang memilih untuk mengambil gap year kuliah di tengah mengejar gelar mereka, dengan beberapa alasan.

Gap Year Artinya Apa?

Menurut The Gap Year Association dikutip dari US News, gap year artinya waktu selingan satu semester atau satu tahun pembelajaran pengalaman, yang diambil setelah sekolah menengah atas dan sebelum pendidikan karir atau pasca sekolah menengah. Biasanya, alasan seseorang yang memilih gap year yaitu sebagai waktu untuk menemukan diri sendiri, mempertimbangkan pendidikan, karier seperti apa yang mereka inginkan, masalah keuangan, atau sekedar momen untuk bepergian/jalan-jalan. Bisa disebut kalau gap year kuliah artinya waktu saat seseorang tidak langsung lanjut kuliah setelah lulus SMA (mengambil jeda waktu). Umumnya, batas gap year itu antara 1-2 tahun. Baik di luar negeri ataupun di Indonesia, banyak perguruan tinggi atau universitas yang bahkan mengizinkan dan menerima mahasiswa dari pelamar yang gap year lho. Rekomendasi Hal yang Harus Dilakukan Ketika Sedang Gap Year Gap year bisa jadi momen seseorang mengambil banyak bentuk kegiatan. Dirangkum dari laman Projects Abroad dan Forbes Advisor, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan ketika gap year:

1. Menjadi Relawan Kesukarelaan menjadi hal yang harus dilakukan ketika gap year menurut survei Gap Year Asosiasi dari hasil 79% alumni gap year yang terlibat dalam beberapa jenis pekerjaan pelayanan.

Ada banyak peluang sukarelawan yang tersedia baik di dalam maupun luar negeri. Mulai dari bidang-bidang konservasi, pendidikan, hingga kesehatan.

2. Bepergian dan Berpetualang Perjalanan berkeliling dunia adalah tujuan paling umum di antara siswa atau seseorang yang memilih gap year.

Ada banyak pilihan cara juga untuk menghabiskan gap year, misalnya pergi dan berpetualang ke luar negeri. Di mana, bepergian juga sejalan dengan fokus penting lainnya bagi banyak peserta gap year dalam belajar bahasa. Survei alumni Gap Year Association tahun 2020, mengungkapkan bahwa ada 89% responden bepergian ke luar Amerika Serikat atau Kanada.

3. Pelajari Bahasa Baru Saat ini, memiliki kemampuan bahasa asing bisa menjadi nilai tambah untuk resume atau CV kamu. Nah, waktu gap year ini bisa jadi waktu yang tepat untuk kamu apa yang meningkatkan keterampilan berbahasa.

Selain dengan berlatih memperbanyak kosa kata dan mempraktikkannya. Jika tidak bepergian secara langsung menuju ke negara bahasa tujuannya, kamu juga bisa mencoba berbicara dengan tutor bahasa online. Selain itu, kamu juga bisa menggabungkan Biaya Pendidikan studi bahasa jika menjadi sukarelawan bersama komunitas lokal yang menggunakan bahasa targetmu.

4. Ikut Magang atau Kerja Jika kamu sedang berada di antara SMA dan perguruan tinggi, kamu mungkin ingin mendapatkan pengalaman di bidang pilihan yang kamu inginkan.

Waktu gap year akan membantu kamu dalam menemukan bagaimana rasanya bekerja di industri atau perusahaan incaran kamu. Misalnya, mengikuti program magang, baik di dalam maupun di luar negeri. Magang bisa memberikan gambaran atau cita rasa kehidupan profesional di dunia kerja, untuk sebagai salah satu cara dalam menjelajahi jalur karir di masa depan. Memang di beberapa perusahaan program magangnya tidak dibayar. Tapi, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk magang di luar negeri karena bisa dibayar mahal. Dalam hal ini, bayaran magang bisa jadi peluang kesempatan bagi kamu untuk memiliki banyak tabungan untuk diinvestasikan (selama belum bekerja) .

5. Beristirahat untuk Memulihkan Diri Berdasarkan hasil survei dari Gap Year Association, ada sekitar 35% responden menyebutkan kelelahan adalah alasan utama mereka memilih untuk mengambil cuti setahun.

Di tahun 2021, ada 83% dari hampir 33.000 siswa yang ikut serta dalam studi Universitas Boston melaporkan bahwa kesehatan mental juga berdampak negatif terhadap kinerja akademis mereka. Belajar dari survei tersebut, artinya gap year bisa dijadikan pilihan alternatif bagi sebagian orang yang mengalami kelelahan untuk bisa beristirahat, baik secara fisik maupun mental. Hal-hal di atas bisa dilakukan secara mandiri atau sebagai bagian dari program gap year. Meskipun banyak siswa bisa memperoleh manfaat dari mengambil gap year atau tahun jeda setelah SMP atau SMA, namun jalur tersebut mungkin tidak untuk semua orang. Ada beberapa pro dan kontra gap year yang perlu untuk dipertimbangkan sebelum membuat keputusan tersebut dari masing-masing individu. Apakah detikers tertarik untuk melakukan gap year?

Logo
Login/Register access is temporary disabled