Lengkap, Ini Besaran THR Idul Fitri 2024 Berdasarkan Masa Kerja

Menteri Tenaga Kerja DKI Jakarta Ida Fauziyah menerbitkan surat edaran nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pemberlakuan Subsidi Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Pekerja Perusahaan.

SE ini ditujukan kepada gubernur seluruh Indonesia terkait THR Idul Fitri 2024. Menteri Ketenagakerjaan Ida mengatakan, besaran THR bagi pekerja/buruh yang bekerja terus menerus selama 12 bulan atau lebih adalah sebesar 1 bulan gaji.

Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya terus spaceman menerus sama dengan 1 bulan tetapi kurang dari 12 bulan, diatribusikan secara proporsional berdasarkan perhitungan masa kerja sebulan dibagi 12 bulan dikalikan 1 bulan gaji.

Misalnya, jika seorang karyawan telah bekerja selama 12 bulan atau lebih, maka gaji 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata gaji yang diperoleh dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

pekerja harian

Sedangkan bagi pekerja harian yang jam kerjanya kurang dari 12 bulan, gaji 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata gaji yang diterima setiap bulan selama jam kerja tersebut.

Sedangkan bagi pekerja yang menerima upah dengan sistem produksi satuan, penghitungan upah 1 bulan didasarkan pada rata-rata upah 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan, ”ujarnya, dikutip Selasa (19/3).

Sedangkan bagi perusahaan yang dalam kontrak kerja (PK), peraturan perusahaan (PP), perjanjian kerja bersama (PKB) atau adat istiadat yang berlaku di perusahaan telah mengatur besaran THR lebih baik dari yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, maka THR dibayarkan kepada pekerja/pekerja sesuai dengan PK, PP, PKB atau adat istiadat.

Logo
Login/Register access is temporary disabled