Real Madrid vs Manchester City di Semifinal Liga Champions, Carlo Ancelotti Sebut Erling Haaland Ancaman

Real Madrid vs Manchester City di Semifinal Liga Champions, Carlo Ancelotti Sebut Erling Haaland Ancaman

Pemain Manchester City Erling Braut Haaland laksanakan selebrasi usai mencetak gol ke gawang West Ham United di dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 4 Mei 2023.

Erling Haaland berhasil pecahkan rekor gol semusim di dalam histori Liga Inggris selagi dirinya mencetak gol ke gawang West Ham United. Informasi Berita Olahraga Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Pemain Manchester City Erling Braut Haaland laksanakan selebrasi usai mencetak gol ke gawang West Ham United di dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 4 Mei 2023.

Erling Haaland berhasil pecahkan rekor gol semusim di dalam histori Liga Inggris selagi dirinya mencetak gol ke gawang West Ham United. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

Menjelang laga Real Madrid vs Manchester City di pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions, Carlo Ancelotti menjelaskan bahwa Erling Haaland jadi ancaman bagi skuad asuhannya.

Bergabung bersama Citizens pada musim panas lalu, Haaland jadi penyerang berbahaya yang jadi andalan Pep Guardiola di lini depan. Dia tercatat telah mengemas 12 gol di Liga Champions, jadi top skor selagi ajang ini.

Penyerang Norwegia ini terlampau produktif. Dia terhitung duduki puncak daftar pencetak gol terbanyak di Liga Inggris musim ini bersama 35 gol musim ini, di mana koleksinya masih dapat bertambah bersama empat laga tersisa yang dimiliki pemuncak klasemen City.

“Dia pemain yang terlampau berbahaya, dia menyatakan mutu yang luar biasa, lebih-lebih di dalam gol yang dia cetak,” kata Ancelotti dikutip dari laman formal klub.

“Dia ancaman, tapi cuma berkata berkenaan Erling Haaland berarti tidak berkata berkenaan tim yang terlampau lengkap, yang bertahan bersama baik, menyerang bersama baik, dan miliki banyak ide.”

“Kami tidak cuma untuk menghentikan Haaland, tapi terhitung menghentikan tim yang tampaknya tidak terbendung,” ujarnya. “Saya pikir kami miliki peluang untuk menyatakan permainan yang seimbang dan kompetitif dan kami dapat menang.”

Pelatih Italia itu menegaskan bahwa timnya tidak cuma menyusun kiat untuk menghentikan satu pemain, tapi secara tim yang berbahaya. “Tentu segi pertahanan terlampau penting, tapi cuma fokus pada satu pemain berarti meremehkan pemain lain yang terhitung terlampau memiliki bakat dan berbahaya,” ucapnya.
Dia menambahkan, timnya tidak cuma akan bertahan selagi hadapi skuad asuhan Pep Guardiola.

“Jika Anda bertahan bersama baik, Anda setidaknya wajib meraih hasil imbang. Itu tidak berarti kami tidak akan menyerang karena kami miliki mutu untuk melakukannya,” kata mantan pelatih Chelsea ini.

Ancelotti mengingatkan berkenaan duel Real Madrid kontra City di Liga Champions th. lalu. Saat itu, ke dua tim berhadapan di semifinal. Real Madrid kalah 4-3 lebih dulu sebelum memenangi laga ke dua bersama 3-1 untuk lolos ke final dan mengalahkan Liverpool untk jadi juara musim lalu.

“Jangan lupa bahwa th. lalu di dalam dua pertandingan melawan City kami kebobolan lima gol dan mencetak enam gol. Saya akan menggunakan pengalaman itu untuk th. ini,” kata dia.

Carlo Ancelotti berpeluang untuk ulang membimbing Real Madrid capai gelar juara Liga Champions ke-15 musim ini. Namun, untuk dapat maju ke final, Karim Benzema dan rekan-rekannya wajib dapat menghalau Manchester City di semifinal seperti th. lalu.

Logo
Login/Register access is temporary disabled