Regu Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Untuk Dinilai Urgent di Strategis

Presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk Regu Gugus Tugas Sinkronisasi. Regu yang dikomandani oleh Ketua Harian partai Gerinda Sufmi Dasco ini bertugas menjalankan menjalankan sinkronisasi dengan kementerian-kementerian.

Berdasarkan Ketua Lazim Sosial Aktifis Milenial indonesia (Gen KAMI) Ilham Latupono, dibentuknya regu sinkronisasi ini memperlihatkan seandainya pemerintahan yang bakal dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah kelanjutan dan sinergi dari pemerintahan Joko Widodo – Maruf Amin.

“Sehingga yang dibutuhkan adalah sinkronisasi dan harmonisasi di tingkatan anggaran dan kementerian berhubungan,” ujar ilham dalam keterangan tertulis, Senin (10/6/2024).

Regu Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran turut melibatkan mahjong ways 2 Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani, Thomas Djiwandono, Budisatrio Djiwandono, Prasetyo Hadi, dan Sugiono.

Ia juga menegaskan, urgensi pembentukan regu ini dapat dirasakan karena DPR sudah mendapatkan usulan RUU seputar APBN untuk dibahas menjadi APBN 2025.

“Sehingga sudah cocok dan sepatutnya, seandainya pihak Prabowo-Gibran sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih membentuk regu untuk menjalankan sinkronisasi ini. Sebab, nantinya anggaran ini mereka yang akan menjalani,” katanya.

Ilham menambahkan, dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2025 yang diberi tahu ke DPR terbongkar sejumlah data dan proyeksi ekonomi yang menarik. Di antaranya, indikator ekonomi makro yang akan dipakai sebagai asumsi dasar pembentukan RAPBN 2025 adalah pertumbuhan ekonomi 5,1% hingga 5,5%.

Proyeksi ini didorong oleh pemulihan ekonomi global dan pelbagai kebijakan fiskal yang direncanakan untuk meningkatkan investasi dan konsumsi domestik. Inflasi diproyeksikan berada pada kisaran 1,5% – 3,5%, dengan konsentrasi pada stabilitas harga pangan dan daya yang menjadi perhatian utama pemerintah.

Kecuali itu, ditentukan juga poin tukar rupiah Rp15.300 hingga Rp16.000 per USD, tingkat suku bunga SBN 10 Tahun 6,9% hingga 7,3%, harga minyak mentah Indonesia USD75 hingga USD85 per barel, lifting minyak bumi 580 ribu hingga 601 ribu barel per hari, dan lifting gas 1.004 ribu hingga 1.047 ribu barel berimbang minyak per hari.

“Sedangkan proyeksi tersebut menarik, tetapi tentunya bukan hal yang gampang untuk mewujudkannya. Disinilah peran strategis kerja-kerja Regu Gugus Tugas Sinkronisasi ini,’ tandasnya.

Dukung Penuh
Berdasarkan Ilham, pihaknya mendorong kerja Regu Gugus Tugas ini karena ini akan menjadi salah satu faktor yang memutuskan keberhasilan cara kerja APBN 2025 tahun mendatang. Ia mengkhawatirkan akan terjadi bottlenecking anggaran seandainya tidak ada regu seperti ini sebagai regu asistensi peralihan dari Pemerintahan Jokowi ke Pemerintahan Prabowo.

“Sedangkan pemerintahan Prabowo berambisi meneruskan pemerintahan Jokowi, tetapi kita tidak dapat menafikan adanya kekhasan dalam metode dan gaya kepemimpinan kedua pemimpin tersebut. Ini adalah salah satu poin yang sepatutnya disinkronkan,” ujarnya.

Ia juga tidak menampik, seandainya masih dibutuhkan semacam rumah transisi sebagai clearing house untuk mengisi posisi-posisi startegis.

“Ibaratnya, seandainya Regu Gugus Tugas Sinkronisasi ini berkerja di tingkatan software pemerintahan, maka untuk hardwarenya dibutuhkan semacam rumah transisi untuk memutuskan siapa mengisi jabatan apa cocok dengan kapasitasnya. Untuk rumah transisi ini, sebaiknya terdiri dari stakeholder yang mendorong Prabowo-Gibran,” pungkasnya.

Logo
Login/Register access is temporary disabled