Sudah 2 Periode, Kades Talang Empat Tak Lagi Mencalon

Radar Seluma.Disway.Id – 5 Kades di Kecamatan Seluma Utara bakal berakhir bulan September 2023 mendatang dan bakal mengikuti pemilihan serentak bulan Juli mendatang, seumpama tidak tersedia aral melintang.

Dari 5 Kades yang tersedia di Kecamatan Seluma Utara tersedia 2 Desa yang sudah menjabat 2 Periode yakni Kades Lubuk Resam Sudarmono dan Kades Talang Empat Aswandi. Kades Lubuk Resam diisukan bakal mencalonkan diri menjadi bagian DPRD Kabupaten Seluma 2024 mendatang, tapi sampai berita ini diturunkan Kades Lubuk Resam Sudarmono belum bisa di komfirmasi.

Sementara Kades Talang Empat Aswandi sudah menyatakan tidak bakal ikut kembali mencalonkan untuk periode ke 3 dan bakal memberi tambahan peluang kepada calon lain untuk membangun Desa nya untuk 6 th. kedepan.

Saat di konfirmasi Radar Seluma Kades Talang Empat Aswandi menuturkan, dia dapat istirahat.

“Saya udah menjabat Kades Talang Empat Kecamatan Seluma Utara sepanjang 2 periode berturut-turut dan jabatan aku dapat berakhir pada bulan September 2023 mendatang. Pemilihan kecuali tidak ada perubahan dapat dikerjakan di bulan Juli 2023 mendatang dan aku sesudah berkonsultasi https://tenajarkidul.com/ dengan keluarga tidak dapat mencalonkan diri untuk periode ke 3 meskipun penduduk tetap banyak yang dambakan untuk melanjutkan. Buat aku udah diamanahkan 2 periode sepanjang 12 tahun udah cukup dan aku dapat memberi tambahan peluang kepada yang lain untuk membangun Desa Talang Empat untuk lebih maju dan berkembang” jelasnya.

Sementara Kades Sinar Pagi Ricki Ricardo, Kades Pandan Anton Nopri,S,Kep dan Kades Selinsingan Saswandi,S,Pd sementara di singgung pencalonan untuk periode ke 2 kompak menjawab melihat pertumbuhan dinamika di Desa.

“Kita melihat dinamika pertumbuhan di Desa dulu la kalo sebetulnya penduduk tetap dambakan kami untuk maju ya kami dapat meju untuk periode ke 2 intinya kami melihat perlindungan berasal dari penduduk khususnya dahulu” ujar Saswandi,S,Pd Kades Selinsingan.

Sakit hati akibat cemburu sebetulnya berbahaya. Sipelaku mampu gelap mata dan tanpa cemas melaksanakan apa pun. Apa kembali harga diri telah menjadi diinjak-injak. Itulah sekelumit motif mantri di Serang yang suntik mati sanga Kades.

Dalam penyelidikan polisi moti ini telah terungkap. Disebut-sebut, mantri suntik mati seorang kades di Kabupaten Serang, Provinsi Banten akibat NN, sang bidan yang termasuk istrinya. Dalam kontrol polisi NN, yang Bidan perihal ini termasuk telah menemui titik terang.

Bidan NN ini, istri dari Suhendi, mantri yang menyuntik Kades Curuggoong, Salamunasir hingga tewas sesudah terjadi cekcok antara keduanya. Bidan NN terungkap mempunyai pertalian asmara bersama Kades Salamunasir. Hal ini terungkap cocok hasil digital forensik pihak kepolisian yang kemudian diakui NN istri mantri Suhendi tersebut.

Bahkan diketahui, pertalian asmara antara NN bersama Kades Salamunasir telah berhubungan sejak pertengahan 2022 atau lebih kurang delapan bulan lalu. Adapun digital forensik yang menunjukkan pertalian asmara NN bersama Kades Salamunasir, di antaranya berupa foto-foto mesra keduanya. Mantri Suhendi telah memahami adanya pertalian terlarang tersebut.

Pada pas itu, Suhendi telah memafkan korban dan NN dan juga meminta keduanya tidak melanjutkan pertalian terlarang tersebut. Namun, pertalian NN dengan korban konsisten berlanjut sampai membawa dampak Suhendi emosi dan berujung membunuh korban. Cekcok terjadi dan sang mantri menyuntikan cairan sidiadryl diphenhydramine kepada Kades Salamunasir ke punggungnya, terhadap Minggu 12 Maret 2023.

“Hubungan asmara istri tersangka dengan korban telah terjadi tidak cukup lebih delapan bulan. Dalam perjalanannya sesungguhnya dulu tersangka mengingatkan atas persoalan itu telah diselesaikan secara musyawarah,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Hujra Soumena, Rabu 15 Maret 2023.

Dikatakan, berlanjutnya pertalian asmara pada bidan NN dengan Kades menjadi penyulut emosi tersangka.

Logo
Login/Register access is temporary disabled